Kecamatan Pontianak Barat Mengelar Razia Warnet Bandel

Camat Pontianak Barat Beserta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak menutup paksa Warung Internet (Warnet), di Kelurahan Sungai Beliung Kamis (09/11/17) dini hari. Tindakan tegas ini diambil, karena Warnet tersebut beroperasi melewati batas toleransi.

Najwa S.SOS, Camat Pontianak Bara, tindakan terhadap  Warnet warnet ini karena telah melanggar Pasal 2 Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2004. “Seperti yang Warnet yang berada di Kelurahan Beliung, Pontianak Barat, petugas langsung mendatangi pemilik warnet meminta menutup dan membubarkan pengunjung. Tak hanya menutup, petugas juga menyita kartu tanda penduduk (KTP) pengelola untuk didata dan diminta menunjukan surat izin gangguan,” terangnya.

Diakui Najwa, saat razia sempat terjadi adu mulut antara pengelola dengan petugas Satpol PP. Bahkan ada pengelola yang enggan memberikan surat izin operasionalnya. Petugas pun akhirnya mengalah, hanya meminta pemilik untuk menutup Warnetnya saja dan datang ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan. “Razia yang kita lakukan ini menindaklanjuti laporan masyarakat yang sangat resah terkait jam belajar anak yang masih bermain di warnet hingga larut malam. Hasilnya kita menutup paksa  warnet di Kelurahandan Sungai Beliung. Para pemilik warnet akan diberikan sanksi tindak pidana ringan (Tipiring),” tuturnya.

Mantan Sekretaris Kasat Pol PP Kota Pontianak ini menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) sama sekali tidak melarang pelaku usaha untuk menjalankan usahanya. Hanya saja aturan operasional Warnet harus tetap dijalankan dan ditegakkan. “Yang diizinkan dari jam 09.00 WIB sampai 22.00 WIB saja, tapi faktanya di lapangan banyak yang mengabaikan itu, ada yang tutup jam 00.00 WIB, bahkan ada pula yang sampai pagi,” jelas Najwa.